Kurniawan DY Akui Dapat Banyak Pelajaran ,Sabah Dikalahkan Arema

Kurniawan DY Akui Dapat Banyak Pelajaran ,Sabah Dikalahkan Arema – Kekalahan anak asuhnya terhadap laga pembuka mereka di Grup B Piala Gubernur Jatim 2020 kontra Arema FC tak mengakibatkan Kurniawan Dwi Yulianto risau. Pelatih Sabah FA ini justru mengaku timnya mendapat banyak pelajaran berasal dari pertandingan tersebut.

Kurniawan DY Akui Dapat Banyak Pelajaran ,Sabah Dikalahkan Arema

“Kami mendapat banyak pelajaran,” kata Kurniawan, usai laga.

“Menghadapi tim sebesar Arema, kita mesti dapat memakai peluang. Pada pertandingan ini, kita banyak mendapat peluang, tetapi gagal mencetak gol,” sambungnya.

Menurut Kurniawan, terhadap pertandingan ini, Arema bermain bagus. Skuad besutan Mario Gomez ini tunjukkan permainan ciamik.

“Mereka juga bermain ngotot. Selamat untuk Arema,” tuturnya.

Sebelumnya Sabah FA menelan kekalahan saat menghadapi Arema FC terhadap laga pembuka mereka di Grup B Piala Gubernur Jatim 2020. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (11/02/2020), mereka kalah dua gol tanpa balas.

Dalam pertandingan ini, gawang Sabah bobol Pasang Bolamelalui sepakan penalti Oh In-kyun terhadap menit empat. Kemudian, 1/2 jam berselang, gawang mereka ulang bobol melalui gol bunuh diri Randy Baruh Samson.

Dengan kekalahan ini, Sabah berada di peringkat tiga klasemen saat Grup B. Tembadau -julukan Sabah- dapat menghadapi Persija Jakarta terhadap laga yang dapat digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis (13/02/2020).

Pertandingan Sulit

Sementara itu, gelandang Sabah FA, Petrus Shitembe, mengaku bahwa pertandingan ini mirip sekali tak gampang bagi timnya. Arema, menurut pemain asal Namibia tersebut, sukses mengakibatkan tenaga Sabah FA terkuras.

“Banyak energi terkuras terhadap pertandingan ini,” kata Petrus.

“Kami juga tak beruntung terhadap pertandingan ini. Kami mempunyai banyak peluang tetapi tidak gol,” ia menandaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *